Tondongkura adalah sebuah Desa yang berada di daerah Kabupaten Pangkep, dimana untuk ke daerah ini kita terlebih dahulu melewati pusat perkotaan dari Kabupaten Pangkep. Sebenarnya ad 2 jalur untuk menuju ke lokasi ini, dan pada saat mengunjungi lokasi ini penulis sempat di bingungkan untuk memilih jalur mana yang harus di tempuh.
Jalur pertama yaitu melalui jalan Utama yang memasuki wilayah Tonasa 1, jika mengmbil jalur ini kita menempuh total jarak untuk sampai ke perkampungan Tondongkura sepanjang ±31 km dengan medan menanjak yang cukup terjal.. namun jalur ini jarang di gunakan oleh warga Tondongkura untuk ke Desa mereka,, di karenakan jarak yang jauh dan medan menanjak yang terjal,,. Jalur ini biasanya di gunakan untuk menuju ke lokasi Taman Bulusaraung, dan biasanya para pencinta alam melalui jalur ini untuk sampai ke desa yang menjadi gerbang Gunung Bulusaraung.
Jalur ke dua yaitu melalu Tonasa 2, jalur tonasa 2 juga memiliki jarak yang jauh dan rute yang menanjak… namun kondisi jalan pada jalur ini tidak se jauh jarak yang di tempuh jika melalui Tonasa 1.. dan kondisi jalan melalui Tonasa 2 cukup bagus dan mulus namun medannya tetap menanjak tapi tidak seterjal jika kita melalui jalur Tonasa 1.
dari pusat kota menuju ke lokasi ini menempuh perjalanan sekitar ±23 km. sampai ke pusat Desa Tondongkura, sekitar 1 km dari balai desa.. dari jalan poros Desa dapat di lihat keindahan Air terjun Tondongkura yang memiliki tingkatan air terjun yang berbeda.. dan di setiap tingkatannya memiliki keunikan tersendiri.
Air terjun tondongkura atau masyarakat setempat biasa menyebutnya dengan nama Baruttung ‘a masih belum di kenal oleh masyarak luar pada umumnya, di karenakan lokasi yang masih terpencil dan terletak jauh di pedalaman. Lokasi ini biasanya hanya di ramaikan oleh mahasiswa yang melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata di Desa Tondongkura. Tidak sedikit dari mereka yang menyia-nyiakan kesempatan untuk berwisata dadakan dan melepas penak di lokasi ini.. di karenakan kesejukan tempat permandian yang masih alami dan masih jarang tersentuh oleh masyrakat luar.


di daerah mana ini?? sya og pangkep.. tpi blom prnh k sini
baca maki…
asekk kyknya ini tempat..
yoi
Cactus yg di Plurk ini toh?
Wew…kerenna blognyahh…(worship)
pasti keren juga kameranyahh..(thinking)
(goodluck) iye….. kamera pocket biasajiee.. cuman se bisa2 nya ngambil dngn angel yg baik..
dari mnaq dpt blog ku??
klu pakai kendarraan sedan bisa gak menuju lokasinya ….
bisa sih… tapi mesti jalan lagi masuknyaa soalnya batunya gede2