Si hangat dari Pencong

Pencong.. sebuah daerah terpencil yang terletak di kabupaten Gowa..

Perjalanan yang cukup menguras tenaga dan waktu ketika penulis mencari keberadaan lokasi permandian air panas ini.. informasi mengenai keberadaan yang masih minim di tambah akses menuju ke lokasi yang masih jauh dari kategori layak untuk di lalui oleh sebuah kendaraan.. Kawasan Pencong yang terletak di kecamatan Biringbulu kabupaten Gowa ini merupakan wilayah yang berbatasn langsung dengan kabupaten Takalar dan Jeneponto,,.  Dan bukan suatu kebetulan, jika ingin berkunjung ke tempat ini kita harus melewati salah satu kabupaten tersebut.

Mengambil rute sebelah barat maka kita terlebih dahulu, melewati kabupaten Jeneponto dan melewati beberapa kecamatan salah satunya Malakaji. Rute ini juga terbilang cukup bagus, dimana kondisi jalan yang beraspal dan hanya sedikit melewati jalan yang masih dalam pengerasan ± 6 km. Penulis belum tau banyak tentang rute jalan ini,, namun dari informasi yang di dapatkan dari warga sekitar. Rute jalan yang melalui wilayah Malakaji kabupaten Jeneponto ini mengambil jalan memutar yang berliku dan 2 x lebih jauh dari rute Gowa-Takalar.

Sedangkan Rute yang melalui wilayah Gowa dimana kita melewati bendungan bili-bili dan memasuki kawasan hutan pinus Bissoloro.

Sepanjang jalan di desa bissoloro, kita melewati deretan hutan pinus, kawasan ini cukup sejuk dan lokasi ini juga sangat cocok untuk di jadikan kawasan berkemah . Melewati desa bissoloro selanjutnya kita di hadapkan dengan kondisi jalan yang di penuhi hutan vegetasi padat sekiar 15 kilometer sampai wilayah kabupaten Takalar wilayah Komara’, dimana wilayah ini sudah di kategorikan sebagain Taman Nasional Komara, di karenakan wilayah ini biasa di gunakan sebagai wilayah berburu.

melewati beberapa desa setelahnya dengan kondisi jalan yang terkadang mulus dan juga berlubang dan masih dalam tahap pengerasan sepanjang ± 25 kilometer, yang melalui beberapa bukit dengan ketinggian antara 300-700 mdlpl.

Sebelum memasuki wilayah pencong yang panjang dan berliku, kita bisa mengistirahatkan diri sejenak di daerah biringbulu (penulis lupa apa nama desanya). Panorama yang indah di atas sebuah bukit yang mengarah ke Utara  …

Memasuki kawasan pencong sepanajng ± 10km dimana kondisi jalan masih dalam pengerasan dan dengan medan menanjak membuat perjalanan semakin sulit.

setelah mewati beberapa perbukitan, dapat terlihat gerbang menuju permandian yang terpencil ini.

*sumber mata air panas yang di alirkan melalui bambu yang langsung dari perut bumi..

Kawasan wisata ini masih kurang diminati oleh wisatawan,, dikarenakan akses menuju ke sini masih tebilang sulit.. namun jika di kembangkan dengan serius oleh pemerintah setempa, maka obejek air panas ini menjadi primadona tersendiri bagi kabupaten gowa, dan tak kalah dari kawasan air panas Lejja soppeng.


About cactus